Pemberantasan Sarang Nyamuk
Senin, 3 Oktober 2022 sekolah kami kedatangan petugas dari Puskesmas Cilteng 1 untuk menindaklanjuti adanya kasus DB yang menyerang salah satu siswa kami hingga meninggal dunia. Ada dua petugas yang diutus oleh Kepala PKM 1 yakni petugas DB (demam berdarah) dan petugas surveilans.
Petugas berkeliling ke seluruh lingkungan sekolah untuk mengecek kondisi lingkungan sekolah kami. Alhamdulillah di lingkungan sekolah tidak ditemukan adanya jentik-jentik nyamuk.
Selanjutnya, petugas memberi penjelasan bahwa nyamuk penyebab DBD akan bertelur di genangan air bersih terutama di genangan air hujan. Petugas pun menjelaskan bahwa telur - telur tersebut akan menjadi jentik dalam waktu 4-5 hari yang kemudian akan menjadi nyamuk dewasa pada pekan berikutnya. Nyamuk jenis Aedes Aegypti ini beraktivitas pada pukul 09.00-11.00 dan sore hari pukul 15.00-17.00. Biasanya gigitan kedua kalinya yang dapat menimbulkan sakit DB. Pada penderita DBD dapat ditandai dengan adanya demam dan munculnya ruam merah di kulit. Usahakan jika terkena DB tetap makan dan minum agar ketahanan tubuh dapat mengantisipasi penyakit.
Dalam rangka penuntasan kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) oleh Puskesmas Cilteng 1, maka hari ini Senin, 4 Oktober 2022 dilaksanakan kegiatan Fogging (pengasapan) disekolah kami. Kegiatan ini dimulai dari pukul 06.00 - 07.00 WIB dan dilakukan diseluruh lingkungan sekolah kami meliputi ruang kelas, kantor guru, ruang perpustakaan, dan lain - lain tak terkecuali parkir sepeda & motor.
Sementara dilakukan fogging, kegiatan belajar mengajar diundur menjadi pukul 08.30 untuk menjaga keselamatan & kesehatan siswa - siswi beserta warga sekolah. Dengan dilakukannya kegiatan pemberantasan sarang nyamuk ini diharapkan tidak ada lagi jiwa yang menjadi korban dari keganasan nyamuk Aedes Aegypti dan diharapkan seluruh warga sekolah selalu menjaga kebersihan sekolah & selalu waspada akan ancaman nyamuk berbahaya tersebut.