Eduwisata Goes to Yogyakarta
Jumat, 9 Januari 2026 pukul 22.30 peserta eduwisata SD Al-Irsyad 02 Cilacap berkumpul bersama di halaman Universitas Al-Irsyad Cilacap. Sebanyak 112 siswa kelas 5 dan 21 guru pendamping mengikuti kegiatan eduwisata mengikuti kegiatan eduwisata ini. Destinasi eduwisata kali ini adalah Taman Pintar, Monumen Jogja Kembali, dan Kids Fun.
Destinasi pertama yakni Taman Pintar. Rombongan eduwisata SD Al-Irsyad 02 Cilacap telah sampai di pelataran parkir objek wisata Taman Pintat Yogyakarta. Peserta berbaris sesuai kelasnya, disampingi guru menyeberang jalan ke taman pintar. Sembari menunggu waktu buka Taman Pintar, rombongan melakukan sesi foto bersama kelas masing-masimg. Tepat pukul 08.30 loket tiket taman pintar akhirnya buka sehingga pembelian tiket masuk dapat dilakukan. Sementara panitia membeli tiket, anak-anak kembali dicek keberadaannya oleh guru pendamping maupun manager kelas. Saat tiket sudah dibagikan ke peserta, akhirnya mereka dapat menikmati semua wahana yang disajikan di taman pintar. Zona aquarium ikan menyambut para peserta, dilanjutkan suasana pra sejarah dengan hewan-hewan besarnya. Peserta terus mencoba ke berbagai alat-alat belajar dan bermain. Tentang listrik, air, pertambangan dan energi, dunia fotografi, peternakan, pertanian, dan berbagai sumberdaya yang dimiliki Indonesia. Keluar dari zona bermain dan belajar, siswa disambut aneka kuliner di kantin pujasera taman pintar. Siswa langsung menyerbu sesuai selera masing-masing.
Pukul 10.15 rombongan bergegas melanjutkan ke destinasi kedua yakni Monumen Jogja Kembali yang lebih dikenal dengan Monjali. Sesampainya di Monjali, rombongan disambut oleh petugas dengan ramah. Rombongan dipersilakan menuju aula Monjali di lantai satu. Rombongan diperlihatkan film dokumenter asli masa peperangan "Serangan Oemoem 1 Maret 1949". Durasi film sekitar 10 menit. Petugas lain memberikan informasi setelah film dokumenter selesai terkait ruang-ruang museum yang akan diamati oleh peserta. Isi Museum Monjali (Monumen Yogya Kembali) terbagi menjadi 3 lantai, menampilkan koleksi seputar perjuangan kemerdekaan Indonesia, terutama momen Yogyakarta kembali menjadi ibu kota, meliputi Lantai 1 dengan 4 ruang museum tematik (Proklamasi, Gerilya, Serangan Umum, Yogya sebagai Ibu Kota), Lantai 2 berisi diorama 3D dan relief peristiwa heroik, serta Lantai 3 (Garbha Graha) sebagai ruang hening untuk mendoakan pahlawan, dilengkapi koleksi pakaian militer, senjata, dan benda-benda perjuangan lainnya. Keunikan bangunan berbentuk kerucut menyerupai tumpeng, melambangkan semangat perjuangan menuju kemerdekaan. Dikelilingi kolam ikan yang melambangkan kesucian, membantu pengunjung lebih tenang.
Setelah puas menikmati proses sejarah masa lalu, rombongan diajak menuju destinasi ke 3 yakni Kids Fun. Destinasi penutup yang menjadi pengisi batre karena telah kelelahan seharian belajar di taman pintar dan monjali. Di Kids Fun Jogja rombongan disuguhkan beragam wahana untuk berbagai usia, mulai dari wahana anak seperti Magic Castle, Jet Rider, Kereta Api Santa Fe, Bear and Honey Area, hingga Petting Zoo, ada pula wahana keluarga dan adrenalin seperti Yogya Gokart, Zyclon Coaster, Arung Jeram, Blaster Boat, Bumper Car, Jurassic Park, dan Aqua Splash (kolam renang air dengan seluncuran dan ember tumpah). Pengunjung bisa menikmati banyak wahana dengan tiket terusan sepuasnya, serta ada juga permainan koin, rope course, dan pertunjukan seperti Dino Show.
Tepat pukul 17.00 WIB, rombongan dihimbau untuk segera kembali ke bus masing-masing karena akan melanjutkan ke pusat oleh-oleh Jogkem. Di Jogkem baik anak-anak maupun guru berburu oleh-oleh untuk dibawa pulang & diberikan kepada keluarga masing-masing.
Pengalaman eduwisata ini sangat menyenangkan karena dapat belajar sambil bermain, kata salah seorang siswa kelas 5A. Semoga pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan akan dikenang selama-lamanya
Aamiin Yaa Allah