Dongeng Asyik bersama Kak Imung
Sepekan sebelum Ramadhan tiba, siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 SD Al-Irsyad 02 Cilacap bersama-sama bersimpuh di halaman sekolah. Sebagian ada yang di selasar kelas menghadap ke halaman. Ustadz dan ustadzahnya juga tak ketinggalan ikut duduk di lantai halaman sekolah berbaur dengan 350 siswanya.
Ada apa? Ternyata ada yang menarik di halaman sekolah. Dibawah tarub (tratag) pada sisi barat halaman, ada seseorang yang mengenakan baju bathik dan bertutup kepala warna hitam seperti blangkon. Ya, beliau adalah kak Imung, sang pendongeng yang sudah menasional bahkan hingga ke negeri jiran.
Kak Imung mengaku senang dan bangga bisa membuat anak senang dan bersemangat belajar agama. Anak-anak adalah generasi yang harus mendapat pendidikan agama. Untuk mengajar mereka perlu metode khusus. Selama ini kebanyakan yang dipakai adalah metode untuk orang tua. Nama asli beliau adalah Mulyadi Yulianto S.Pt, kini duduk di lajnah pendidikan dan pengajaran Al Irsyad, Purwokerto. Profesinya sebagai pendongeng membuat dia harus berkeliling setiap hari ke masjid-masjid, sekolah-sekolah, TPQ-TPQ dll.
Kali ini di hadapan anak-anak SD Al-Irsyad 02 Cilacap kak Imung mendongeng tentang puasa Ramadhan. Pasalnya, sepekan lagi kita akan berpuasa di mulan Ramadhan 1445H atau 2024 M. Beliau memberikan motivasi agar bersemangat saat berpuasa. Selain itu agar anak-anak semangat dalam mengisi bulan puasa dengan amal shalih. Metode mendongeng menjadikan anak-anak tak terasa selama hampir dua jam duduk mendengarkan penuturan pendongeng dari kota kripik, Purwokerto.